Thursday, August 27, 2015

Cara Membuka HP Android Yang Lupa Sandi Dan Terkunci Pola

Cara Membuka HP Android Yang Lupa Sandi Dan Terkunci Pola


1.Membuka Androit karena salah memasukkan Password atau pola
Langkah pertama ini dapat di lakukan saat android terhubung dengan internet.
 *Tab lupa atau Forgot Pattren/Password
 *Masukat nama penguna atau username atau password
 *Trahir tab Sign in

2.Cara Membuka Androit yang terblokir kasena gagal atau tidak bnisa Sign in
Cara ini di lakukan jika anda tidak terhubung dengan internet
 *Lakukan pangilan telpon dengan penguna smartphone terhadap androit yang terkunci
 *Jawab pangilan tersebut dan jangan menutupnya
 *Tekan tombol home lalu tab setting kemudian aktifkan paket data
 *Kemudian lakukan seperti cara 1(pertama)

3.Cara membuka Androit yang terkunci dengan cara Factory Reset

 *Pertama matikakan android kemudian tekan tombol power +volume up +Home secara          bersamaan selama beberapa detik untuk masuk ke dalam recovery mode
 *Kemudian pilih wipe data/ Vactory reset dengan menekan volume up atau volume down
 *Setelah memilih wipe data/ Vactory, kemudian tekan tombol home
 *Terahir arahkan ke reboot lalu tekan tombol home maka android anda akan kembali    terbuka.


Sekian tips-tips yang dapat saya berikan semoga dapat bermanfaat dan saya ucapkan trimakasih telah mengujungi blog kami.


Tuesday, August 25, 2015

Kata Kata Bijak, Motivasi, Kata inspirasi, http://bukupintar1001.blogspot.com


*Tuntulah ilmu sampai ke negri cina
*Akhlak yang baik akan mampu membuka pintu kesuksesan yang tidak bisa  dibuka oleh pendidikan
*Jadikanlah karakter kita layaknya air, siapapun, apapun, dan sampai kapanpun akan terus dibutukan
*Kecerdasanlah yang membuat kita mampu melakukan sesuatu. Motivasilah yang memutuskan untuk melakukannya. Dan Karakter yang mendorong untuk melakukan yang terbaik
*Manusia yang membuka pintu sekolah itu menutup pintu penjara
*Kembangkan semagat belajar. Jika kamu melakukanya kamu tidak akan berhenti tumbuh.
*Kegagalan yang nyata dari hidup adalah orang tidak belajar darinya
*Pendidikan adalah hiyasan dari kemakmuran dan tempat perlindungan dalam kesulitan
*pendidikan adalah penemuan positif atas kebodohan diri sendiri
*Alvin Toffler, "Buta hari depan tidak akan menjadikan seseorang tidak bisa membaca, Tetapi akan menjadikan seseorang tidak tahu bagaimana dia belajar.
*Abraham Lincoln, "Hal-hal yang saya ingin tahu adalah dalam buku-buku, teman terbaik saya adalah orang yang akan mendapatkan saya sebuah buku yang saya tidak baca.
*mungki bumi tak akan abadi,mungkin mentari tak selamanya bisa bersinar, mungki hidup tak akan kekal, tapi ilmu akan selalu terkenang dan dikenal

Di atas adalah beberapa kutipan inspirasi yang semoga dapat bermanfaat bagi anda dan  semoga bisa merubah hidup anda menjadi lebih baik.
http://bukupintar1001.blogspot.com

Pembagian

Matematika Pembagian dengan Metode Jarimatika


Proses pembagian adalah kebalikan dari perkalian. Pada operasi pembagian dengan mengunakan metode jarimatika dalam penelitian ini hanya membahas pembagian bilangan 2 dengan bilangan 1 angka.

Formasi jarimatika pembagian
1. Jari kelilingking ditutup , jari yang lain dibuka                               nilainya = 6
2. Kelingking dan jari manis ditutup, jari yang lain dibuka                nilainya = 7
3. Kelingking, jari manis dan jari tengah ditutup, jari yang lain dibuka   nilainya = 8
4. Jempol dibuka jari yang lain ditutup                                               nilainya = 9
5. Semua jari ditutup nilainya  = 10
6. Ibu jari dibuka                                                                                 nilainya = 1
7. Ibu jari dan telunjuk dibuka                                                            nilainya = 2
8. Ibu jari, telunjuk, dan jari manis dibuka                                         nilainya = 3
9. Ibu jari, telunjuk, jari manis, dan jari tengah dibuka                       nilainya = 4
10. Semua jari ditutup                                                                         nilainya = 0

Faktor pengurang pada bilangan indeks berubah menurut ketentuan seperti berikut
1.  jika indeksnya 5 = 10, maka waktor pengurangnya adalah 0
2. jika indeksnya 4 = 9, maka faktor pengurangnya adalah 5
3. jika indeksnya 3 = 8, maka faktor pengurangnya adalah 10
4. jika indeksnya 2 = 7, maka faktor pengurangnya adalah 15
5. jika indeksnya 1 = 6, maka faktor pengurangnya adalah 20

Adapun rumus pembagian dalam jarimatika sebagai berikut:
Rumus dasar: (NS + 10):S1 = S2

Keterangan
NS = nilai satuan dari bilangan yang dibagi
S1 = satuan pembagi (jari yang dibuka)
S2 = hasil bilangan (jari yang tertutup)

Catatan:
    Tidak semua bilangan dapat dibagi melalui cara jarimatika, beberapa bilangan yang tidak dapat dioperasikan dengan cara jarimatika adalah bilangan yang memiliki nilai satuan yang tidak habis dibagi dengan S1 (satuan pembagi)
    Satuan pembagi yang digunakan adalah yang bernilai 3 keatas
    Jika nilai satuan bilangan yang dibagi (NS) dibagi dengan satuan pembagi (S1) tidak habis dibagi maka nilai satuan tersebut harus ditambah dengan 10 agar nilai satuan bisa habis dibagi. Contoh , satuan 6 : 4 adalah nilai tidak habis dibagi, maka satuan 6 harus ditambah 10 menjadi 16 : 4 = 4 dengan demikian, nilai satuan tersebut dapat habis dibagi.
    Posisi jari tangan kiri terbuka adalah hasil pembagi NS dengan S1, dan jari kiri yang dibuka adalah hasil akhir dari pembagian bilangan.

Contoh 1:
54 : 9 = ......

Proses berhitung pembagian jarimatika seperti berikut:
Langkah 1 : kelingking, jari manis, jari tengah, dan telunjuk ditutup jempol dibuka posisi bilangan pembagi, dalam contoh bilangan pembagi adalah 9
Langkah 2: nilai satuan dari bilangan dibagi (54) adalah 4
Langkah 3: nilai satuan 4 yang dibagi dengan nilai satuan tersebut dibagi dengan jumlah jari tangan kanan yang terbuka (S1) yaitu 1.  4 : 1 = 4 hasil pembagian ini untuk mengetahui posisi jari tangan kiri yang dibuka (B2), yaitu 4 jari yang dimulai
Langkah 4: hasil pembagi
Hasil 54 : 9 dapat dilihat pada farmasi jarimatika yang ditunjukan oleh tangan kiri
Jadi, hasil 54 : 9 = 6
dari jari jempol
Contoh 2:
81 : 9 = …..
Proses berhitung pembagian jarimatika seperti berikut:
Langkah 1: kelingking, jari manis, jari tengah, dan telunjuk ditutup jempol dibuka posisi bilangan pembagi, dalam contoh bilangan pembagi adalah 9
Langkah 2: bilangan yang dibagi (81)
81 memiliki nilai satuan 1. nilai satuan tersebut dibagi dengan jumlah jari tangan kanan yang terbuka (B1), yaitu 1.
1 : 1 = 1 hasil pembagi ini untuk mengetahui jari tangan kiri yang dibuka (B2) yaitu 1 jari yang dimulai dari jempol
Langkah 3: hasil pembagian
Hasil 81 : 9 dapat dilihat ditangan kiri. Farmasi jarimatika seperti gambar diatas memiliki nilai 9
Jadi, hasil 81 : 9 = 9

RUMUS PERKALIAN DENGAN JARI TANGAN

CARA MUDAH MENGHITUNG PERKALIAN MENGGUNAKAN JARI TANGAN

Metode cepat menghitung dengan jari bukanlah metode baru, melainkan metode yang sudah digunakan sejak masa kanak-kanak yaitu saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Namun metode tersebut kini kembali dengan sistem perkalian, jika dahulu kita menghitung tambah-tambahan dan pengurangan menggunakan jari tangan, sekarang kita akan mengupas bagaimana cara mengalikan suatu angka dengan jari tangan. 
Cara mudah menghitung perkalian dengan jari tangan akan kita demokan dengan kelipatan angka 6,7,8 dan 9 dimana langkah penggunaan atau peraktek pada kedua tangan adalah:
  1.  Hadapkan kedua telapak tangan anda saling berhadap-hadapan
  2. Identifikasi setiap jari di kedua tangan dengan angka, dimulai dari angka 6, dan identifikasikan jempol kiri dan kanan = 10, Jari telunjuk kiri dan kanan = 9, Jari tengah kiri dan kanan = 7, Jari manis kiri dan kanan = 7, dan jari kelingking kiri dan kanan = 6. 
  3. Contoh, kita akan mengalikan angka 6 dan 8, maka tempelkan kelingking kiri dan jari tengah kanan, kemudian hitung berapa jari yang tersisa di bawah jari-jari yang menempel termasuk jari yang menempel, dalam hal ini kita dapatkan 4 jari. Empat jari ini kita jadikan angka puluhan, sehingga kita asumsikan dengan angka 40. 
  4. Hitunglah sisa jari di atas jari yang menempel, (Jari yang menempel tidak ikut dihitung). Dalam hal ini kita dapatkan 2 jari, dan 4 jari. Kedua angka ini kita kalikan yang berarti 2x4 = 8.
  5. Jadi, tinggal kita tambahkan saja angka puluhan yang pertama kita dapat yaitu 4 jari yang tersisa nilainya 40 dan 8 sehingga jumlahnya 6x8 = 48
Bagaimana, mudah bukan? Mari kita belajar mengasah jari-jari menjadi cari hitung yang cepat.

RUMUS PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN

RUMUS PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN

Rumus yang diperlukan dalam mengoperasikan penjumlahan dan pengurangan dalam jarimatika ada 2 yaitu TEMAN KECIL dan TEMAN BESAR.

TEMAN KECIL
teman-teman kecil yaitu dua bilangan yang jumlahnya 5. Mereka senang dapat saling menolong. Mereka tidak pernah berganti-ganti pasangan. Mereka setia dengan pasangannya. Mari kita kenali pasangan yang akrab ini.

Teman kecil 1 adalah 4
Teman kecil 2 adalah 3
Teman kecil 3 adalah 2
Teman kecil 4 adalah 1

Mereka akan segera datang menolong tanpa harus diminta.
Bingung ? Tidak mengerti sekarang, jalan terus saja, nanti juga paham..

RUMUS 1A : TEMAN KECIL DI PENAMBAHAN

+4 = -1+5 [ tambah 4 dioperasikan sebagai kurang 1 tambah 5 ]
+3 = -2+5 [ tambah 3 dioperasikan sebagai kurang 2 tambah 5 ]
+2 = -3+5 [ tambah 2 dioperasikan sebagai kurang 3 tambah 5 ]
+1 = -4+5 [ tambah 1 dioperasikan sebagai kurang 4 tambah 5 ]

Jangan keburu pusing. Dengan contoh, biasanya kita lebih mudah paham.

RUMUS 1B : TEMAN KECIL DI PENGURANGAN

-4 = +1-5 [ tambah 4 dioperasikan sebagai tambah 1 kurang 5 ]
-3 = +2-5 [ tambah 3 dioperasikan sebagai tambah 2 kurang 5 ]
-2 = +3-5 [ tambah 2 dioperasikan sebagai tambah 3 kurang 5 ]
-1 = +4-5 [ tambah 1 dioperasikan sebagai tambah 4 kurang 5 ]

TEMAN BESAR
Teman besar adalah dua bilangan yang jumlahnya 10. Mereka juga gemar menolong pasangannya dan tidak pernah berganti-ganti. Teman besar ini, kita sudah memakai kedua tangan untuk membedakan nilai tempat setiap bilangan.
Tangan Kanan sebagai tempat satuan dan Tangan Kiri sebagai tempat puluhan. Teman Besar akan muncul saat diperlukan, yakni saat operasi penambahan atau pengurangan dengan faktor angka antara 1-9.

Inilah Teman-teman besar kita, kenalan yuk..

Teman besar 1 adalah 9
Teman besar 2 adalah 8
Teman besar 3 adalah 7
Teman besar 4 adalah 6
Teman besar 5 adalah 5
Teman besar 6 adalah 4
Teman besar 7 adalah 3
Teman besar 8 adalah 2
Teman besar 9 adalah 1

Ingat, angka 1-4 adalah angka yang supel. karena mereka memiliki dua teman, yaitu TEMAN KECIL dan TEMAN BESAR.

Bagaimana cara membedakan penggunaannya?
  • Untuk penambahan, lihat faktor yang ditambah. Kalau angka yang digunakan antara 6-9, berarti memakai TEMAN BESAR.Kalau antara 1-4 berarti memakai TEMAN KECIL.
  • Untuk pengurangan, lihat faktor yang dikurang. Kalau angka yang digunakan 10 ke atas, berarti memakai TEMAN BESAR. Kalau 10 ke bawah, berarti memakai TEMAN KECIL.
RUMUS 2A, TEMAN BESAR DALAM PENAMBAHAN